27 Januari 2026

Di akhir bulan November 2025, saya mendaftar event Trail Run Tahura yang diselenggarakan pada bulan Januari 2026. Karena baru mencoba, maka saya mengambil jarak 12Km, dari yang tersedia 23Km, dan 40Km. Selama 3 tahun terakhir ini saya sudah mencoba beberapa event Road bike, paling jauh 200Km, kemudian setahun terakhir lebih banyak mengikuti event lari dengan paling jauh di HM. Dan trail run ini menjadi sesuatu yang baru.

Event ini cocok sekali untuk pemula, karena rute Road nya tergolong masih banyak, hanya 1km terakhir yang tergolong berlumpur karena habis hujan. Bedanya dengan road run, elevasi lebih banyak, water station lebih sedikit, dan disuguhi pemandangan alam yang lebih dominan.

Seperti halnya event olahraga yang menghabiskan waktu lebih dari 2 jam, mengikuti event bukan sekedar mengoleksi medali walau juga tidak ada prestasi yang dicapai hehe.. Tapi ini merupakan komitmen dan tantangan untuk mencoba sesuatu yang baru. Kita menetapkan target yang ingin dicapai, apakah sekedar hal yang baru atau catatan yang lebih baik.

Tiap perjalanan memberikan ruang waktu untuk merenungi alasan kenapa kita berpartisipasi. Bahwa saya butuh menantang diri sendiri, keluar dari zona nyaman. Event ini bukan kompetisi dengan partisipan lain, tapi dengan diri sendiri. Bahwa tanpa ada keterpaksaan dari luar kita menekan bahwa kita harus melewati hal yang berat. 

Ada kalanya rasa lelah, dan kita bisa mengukur kapan perlu istirahat supaya kita bisa menuntaskan perjalanan tanpa jebol di tengah. Ngoyo itu penting tapi juga jangan bodoh. Betul juga jika tantangan penuh faktor mentalitas, tapi kita juga harus mengukur kekuatan mentalitas tersebut. Jika mental kita drop di tengah maka fisik akan drop.

Yang jelas di tengah perjalanan kita fokus memantapkan langkah demi langkah. Yakin bahwa kita bisa menuntaskan sesuai target yang ingin dicapai.

Proses tidak menghianati hasil, maksudnya sebelum mengikuti event pastinya sudah ada latihan dan terbiasa dengan tekanan kelelahan sepanjang waktu. Tanpa ada latihan, maka pastinya sulit bisa mencapai finish. Bisa saja finish lebih lama, ataupun terjadi cedera.

Apakah hasilnya bisa lebih baik? Harusnya tergantung kualitas latihan, realitanya ribuan peserta mampu menuntaskan dengan catatan waktu lebih baik. Dan itu tentunya karena pengalaman yang sudah dilalui jauh sebelumnya.

Kembali lagi, menyimpulkan dari catatan ini adalah :

  1. Pentingnya bagi saya setidaknya untuk memberikan tantangan ke diri sendiri, baik hal yang baru ataupun catatan yang lebih baik.
  2. Dalam tiap perjalanan selalu ada rasa putus asa, tapi kita harus yakin bahwa rintangan bisa dilalui langkah demi langkah. Temukan motivasi yang bisa membuat kita bangkit.
  3. Memahami kondisi diri sendiri, karena tujuan akhir adalah finish dengan selamat.
  4. Event merupakan milestone untuk mengevaluasi dari kedisiplinan yang kita bentuk tiap hari nya. Tanpa ada rutinitas, maka hasil akhir lebih sulit dicapai.